Saturday, 30 June 2012

Definisi Partai


Definis Partai.


Kali ini Blogger Indonetasia ingin posting mengenai apakah fungsi partai politik, tau nggak partai politik??? Pasti dah tau khan, dan so pasti masing-masing punya parpol kebanggaan khan?. Untuk menjawab pertanyaan tentang fungsi partai politik, maka Blogger Maros akan mengulasnya secara sederhana, berikut ulasannya.

Meskipun saya bukan apa siapanya Partai Demokrat. Namun kalau etika membolehkan, saya ingin protes kepada SBY. Kok tega teganya beliau menyudutkan Partai Demokrat, partainya sendiri diposturkan sebagai Koruptor Juara Ketiga. Kalaulah memang sudah begini keadaannya, sebagai hamba rakyat saya rasanya sudah tak mampu, jangan ditambah lagi beban yang saya tidak mengerti. Entah dapat ilham atau bisikan dari mana beliau bisa bisanya membuat analog kejuaraan kriminal bagi partai politik di negeri ini. Wow…I don’t believe something had come that sound to bad to be true.

Dengan berkelit secara apapun, opini berkembang di masyarakat merambat membiak dengan deret hitung seperti formula hukum pascal dan umumnya pasti yang jeleknya saja. Seperti biasanya alasan yang sering dikemukakan sebagai konter isu adalah bahwa yang korup itu adalah kader alias oknum dan karenanya pasti bukan partai. Cara ngeles seperti itu mungkin keluar dari mangapnya kader kaderan agar dinilai bosnya sebagai kader yang aktif kreatif santun dan cerdas.
Nggak usah pakar komunikasi politik, para pemimpin partai lainnya tentu akan memahami makna pesan tersebut. Bahwa partai lain juga sama bobroknya, dengan demikian janganlah menggunakan isu korupsi untuk menyerang Partai Demokrat. Tapi harap jangan lupa bahwa persoalan ini bukan persoalan partai tetapi menyangkut juga nasib saya, nasib rakyat Indonesia.
Burung bulbul pun tahu kalau yang namanya partai adalah perkumpulan orang bukan perkumpulan modal. Partai ya partai bukan perseroan. Bahasa politiknya partai adalah organisasi kader. Antara kader dengan partai seperti dua muka berbeda pada koin yang sama. Jadi menurut saya, setiap pernyataan terbuka seorang pemimpin partai terhadap kadernya ibarat peribahasa; Menepuk air di dulang kepercik muka sendiri.

Mau tahu bagaimana pernyataan tersebut , ini kutipannya : “…….. Selanjutnya, korupsi di jajaran DPRD tingkat kabupaten/kota, oknum Partai Demokrat yang terlibat adalah 11,5 persen. Di atas Partai Demokrat, kata SBY, ada dua parpol lainnya, masing-masing 27 persen dan 14,4 persen. “Di tingkat menteri, anggota DPR, gubernur, hingga bupati/wali kota, kader Partai Demokrat yang terlibat 8,6 persen. Di atas Partai Demokrat, ada dua parpol, masing-masing 33,7 persen dan 16,6 persen. Dengan data ini, adilkah kalau partai kita dicap sebagai partai korup?”.

Saya pikir masalah rakyat sekarang adalah masalah maraknya korupsi, karena tindak pidana korupsi adalah kejahatan terhadap kemanusiaan. Jadi pernyataan ”minta keadilan” dalam konteks diatas melanggar etika dan kepatutan seorang pemimpin bangsa.

You've successfully linked your Twitter account to Yahoo!

Yahoo!
Hey Hellbe,
You've successfully linked your Twitter account to Yahoo!
It's now easier to connect to the people you care about in one place
Easily share your favourite stories, reviews, and more from Yahoo!
Go to Yahoo! Mail or Yahoo! Pulse to see the latest from people you follow on Twitter
Connect to your other favourite sites across the web, like Picasa, YouTube, Pandora, Blogger, and StumbleUpon
Manage who can see your updates.
Copyright © 2010 Yahoo! Inc. All rights reserved.

Sample Text

Sample text

Pages

Pages

Ads 468x60px

Social Icons

Featured Posts